Ciri-ciri dari penyakit thalasemia

Rabu, 07 Maret 2018 | Kesehatan
Ciri-ciri dari penyakit thalasemia - Thalasemia adalah penyakit kelainan darah yang disebabkan oleh faktor genetika yang menyebabkan sel darah merah (hemoglobin) dalam darah tidak dapat berfungsi secara normal. Dikarenakan terganggunya produksi hemoglobin dalam tubuh mereka sehingga menyebabkan anemia, pembengkakan limpa, dan fascies cooley’s (pada kasus thalasemia berat) hingga kematian. Di Indonesia sendiri, penderita thalasemia berkisar sekitar 6-10% penderita, jadi bila diibaratkan 100 orang, 6-10 nya adalah penderita thalasemia.Salah satu cara untuk mengobati thalasemia adalah dengan tranfusi darah, hakekatnya, seorang penderita thalasemia dengan produksi hemoglobin yang terganggu membutuhkan tambahan darah untuk membuatnya tetap dapat bertahan hidup, obat thalasemia diberikan pada kasus thalasemia berat, maka hal yang harus dilakukan adalah dengan melakukan cangkok sumsum tulang belakang, terapi DNA untuk penyembuhan penyakit thalasemia juga sedang dalam proses penelitian, selain itu pikiran positif dan bebas dari depresi ataupun stress juga sangat dianjurkan untuk penderita thalasemia.
namun jangan khawatir thalasemia dapat dicegah dengan beberapa cara, diantaranya adalah memeriksa riwayat kesehatan diri sendiri dan pasangan (pada pasangan yang akan melangsungkan pernikahan) serta melakukan tes darah.Secara turun-temurun dari generasi sebelumnya yang mengidap masalah yang sama akan dapat terjadi lagi pada anak cucunya, begitu juga seterusnya walau hanya ada kemungkinan 50 persen saja keturunannya akan mengidap penyakit ini. Walau bukan sebagai penyakit yang menular namun tetap harus diwaspadai.
Ada 4 jenis penyakit Thalassemia ini yang terbagi dalam Thalassemia alfa minor, Thalassemia alfa mayor, Thalassemia beta minor, dan Thalassemia beta mayor. Jenis tersebut memang berbeda-beda dan memiliki risiko bahaya yang beda pula.
Nutrinext Kapsul Herbal


Keempat jenis penyakit Thalassemia ini dibedakan berdasarkan besarnya dampak yang terjadi ditambah dengan munculnya ketika menginjak usia tertentu. Jenis golongan yang paling mematikan dari keempat tersebut adalah Thalassemia jenis mayor, pada tahap alfa memang terjadi pada bayi yang masih dikandung dengan kemungkinan besar akan terjadi kematian, pada tahap beta mayor sendiri terjadi pada usia dewasa yang diperlukan transfusi darah secara terus menerus untuk melangsungkan hidupnya.

Sampai saat ini penyembuhan thalasemianya hanya bisa diatasi dengan transfusi darah saja. Namun jika terus menerus mendapatkan transfusi darah ini juga semakin lebih buruk lagi karena bisa terjadi penumpukan zat besi yang akan berakibat buruk pada organ penting seperti hati, ginjal, dan jantung.

Itulah mengapa pengidap penyakit ini biasanya masih menjalani serangkaian perawatan dan suntik thalassemia desferriozamine yang dapat melancarkan sistem peredaran darah. Ada satu lagi cara alternatif yang bisa digunakan untuk pengobatannya namun tingkat risikonya juga sangat besar sekali.

Cara tersebut adalah cangkok sumsum tulang belakang dari pendonor namun juga berdampak berbahaya bagi kedua individunya.

Dari penyebab, gejala, dan pengobatan dari penyakit Thalassemia ini bisa anda pahami sendiri. Banyak risiko kesehatan yang mengincar diri sendiri jika tidak menjaganya dengan baik. Pola hidup sehat dan makan makanan yang bergizi juga mendukung kesehatan tubuh semakin meningkat. Walau berpotensi mematikan namun penyakit Thalassemia ini masih memungkinkan individu pengidapnya untuk tetap hidup dan menjalani kegiatan sehari-hari dengan normal.

https://www.dalimogold.com/penyakit-thalasemia

Nutrinext Kapsul Herbal
ciri-ciri penyakit thalasemia, ciri-ciri penyakit thalasemia adalah, ciri-ciri penyakit thalasemia pada balita, ciri ciri penyakit thalasemia pada anak, ciri-ciri orang terkena penyakit thalasemia, ciri-ciri terkena penyakit thalasemia, ciri ciri penderita penyakit thalasemia, ciri ciri orang yang mengidap penyakit thalasemia, ciri ciri orang yang terkena penyakit thalasemia,