Pengobatan Dan Perawatan Penyakit Thalasemia

Kamis, 08 Maret 2018 | Kesehatan
Perawatan Thalasemia   Tipe dan tingkat keparahan thalassemia akan menentukan perawatan yang dapat dilakukan. Biasanya penderita thalassemia minor hanya mengalami gejala ringan dan tidak memerlukan perawatan khusus, namun transfusi darah biasanya diperlukan untuk membantu mengatasi komplikasi thalassemia, usai melahirkan, atau setelah melakukan operasi.
Sayangnya transplantasi sumsum tulang tidak selalu cocok dan bermanfaat bagi tiap penderita. Seseorang harus mencari pendonor yang tepat, dan risiko dari prosedur ini pun cukup serius. Itulah sebabnya pengobatan thalassemia dengan transplantasi sumsum tulang hanya dilakukan jika kondisi yang diderita sudah parah dan harus didiskusikan dengan keluarga. Selain itu, ada risiko dimana sumsum tulang pendonor tidak cocok dengan tubuh penderita thalassemia yang menerimanya sehingga menyebabkan reaksi seperti berikut: ( obat thalasemia )

Sebagian besar penderita thalassemia beta intermedia tidak memerlukan transfusi darah. Sedangkan penderita beta thalassemia mayor umumnya memerlukan transfusi darah secara rutin (biasanya sebulan sekali atau kurang) untuk mendapatkan hemoglobin yang diperlukan oleh tubuh. Frekuensi akan ditentukan sesuai dengan kondisi thalassemia yang dialami pasien.
Thalasemia terjadi akibat ketidakmampuan sumsum tulang membentuk protein yang dibutuhkan untuk memproduksi hemoglobin sebagaimana mestinya. Hemoglobin merupakan protein kaya zat besi yang berada di dalam sel darah merah dan berfungsi sangat penting untuk mengangkut oksigen dari paru-paru keseluruh bagian tubuh yang membutuhkannya sebagai energi.

enyakit thalasemia merupakan penyakit kelainan darah yang ditandai dengan kondisi sel darah merah mudah rusak atau umurnya lebih pendek dari sel darah normal (120 hari). Akibatnya penderita thalasemia akan mengalami gejala anemia diantaranya pusing, muka pucat, badan sering lemas, sukar tidur, nafsu makan hilang, dan infeksi berulang.
 Apabila produksi hemoglobin berkurang atau tidak ada, maka pasokan energi yang dibutuhkan untuk menjalankan fungsi tubuh tidak dapat terpenuhi, sehingga fungsi tubuh pun terganggu dan tidak mampu lagi menjalankan aktivitasnya secara normal.Thalasemia adalah sekelompok penyakit keturunan yang merupakan akibat dari ketidakseimbangan pembuatan salah satu dari keempat rantai asam amino yang membentuk hemoglobin.


Anak-anak yang berusia di bawah 16 tahun memiliki peluang keberhasilan dan bertahan hidup lebih besar karena kerusakan organ belum terlalu parah. Selain itu, anak-anak yang menerima donor sumsum tulang dari saudara kandung yang memiliki tipe jaringan gen yang sama juga memiliki peluang keberhasilan yang lebih besar dalam melakukan transplantasi sumsum tulang.Sangat sulit untuk menemukan tipe sumsum tulang yang cocok dari orang yang tidak memiliki hubungan darah dengan pasienTransplantasi Sumsum TulangPengobatan untuk menyembuhkan thalassemia kemungkinan bisa terjadi dengan melakukan transplantasi sumsum tulang. Sumsum tulang yang didonasikan dari donor yang terbukti cocok dan sehat digunakan untuk menggantikan sumsum tulang yang terkena thalassemia dan berguna untuk memproduksi sel darah yang sehat.

Biasanya anak-anak yang telah menerima transfusi darah sekitar 10 kali memerlukan terapi khelasi. Frekuensi terapi khelasi akan dinilai secara rutin dan mungkin bisa berubah, namun biasanya perawatan ini berlangsung seumur hidup. Saat ini ada tiga agen khelasi atau obat yang digunakan dalam terapi khelasi, yaitu deferiprone, deferasirox, dan desferrioxamine.
Tes untuk mengukur kadar zat besi dapat dilakukan dengan tes darah, biopsi organ hati, ekokradiografi, elektrokardiogram dan MRI scan. Untuk memonitor apakah terapi khelasi yang dilakukan efektif, pemeriksaan kadar zat besi di dalam darah dilakukan secara rutin.Perawatan untuk mengatasi zat besi berlebih yang ada di dalam darah bisa dilakukan dengan terapi khelasi. Hal ini bertujuan untuk mencegah kerusakan organ tubuh secara meluas (misalnya ke hati, kelenjar hormon tubuh, atau jantung) akibat menumpuknya zat besi di dalam darah.

http://www.nutrinextherbal.com/obat-thalasemia

Pengobatan, Perawatan Penyakit ,Thalasemia penyakit thalasemia adalah, penyakit thalasemia dapat terjadi akibat, ciri-ciri penyakit thalasemia adalah, penyakit thalasemia mayor pada anak, apakah penyakit thalasemia bisa d

  • Gejala Terjadinya Penyakit Thalasemia

    Gejala Terjadinya Penyakit Thalasemia

    Gejala Thalasemia Gejala thalassemia yang dialami oleh tiap tiap orang bisa tidak sama, tergantung kepada tingkat keparahan geala thalassemia yang diderita. Berikut ini adalah beberapa gejala Kekurangan hemoglobin pada anak-anak…

  • Pengertian  Penyakit Thalasemia

    Pengertian Penyakit Thalasemia

    Adapun Pengertian Thalasemia Yaitu penyakit kelainan darah yang diakibatkan oleh faktor genetika dan menyebabkan protein yang ada di dalam sel darah merah (hemoglobin) tidak berfungsi secara normal.Terdapat 2 jenis thalasemia…

  • Ciri-ciri dan pengobatan seseorang penderita penyakit difteri

    Ciri-ciri dan pengobatan seseorang penderita penyakit difteri

    Difteri adalah penyakit menular akibat infeksi bakteri Corynebacterium diphtheriae yang menyerang pada bagian selaput lendir (mucus) pada tenggorokan dan juga hidung. Dalam kondisi tertentu difteri juga bisa menyerang kulit. difteri…

  • Perbedaan Thalasemia alpha dan Thalasemia beta

    Perbedaan Thalasemia alpha dan Thalasemia beta

     Thalasemia adalah penyakit kelainan darah yang diakibatkan oleh faktor genetika dan menyebabkan protein yang ada di dalam sel darah merah (hemoglobin) tid

  • Pengobatan Thalasemia

    Pengobatan Thalasemia

    Pengobatan Thalasemia